Python 2.7 Live di Google App Engine

Google telah mengumumkan bahwa Python 2.7 yang sebelumnya masih berstatus eksperimental sekarang merupakan fitur yang didukung penuh di platform App Engine. Python 2.7 memperbaiki dukungan App Engine untuk Python termasuk dukungan multithreading, menangani permintaan konkuren, upload bytecode Python, pembuatan bytecode dan manipulasi pustaka dan native JSON. Dukungan untuk multithreading dan request concurrent menurut Google seharusnya memungkinkan pengembang untuk dapat menggunakan CPU secara penuh.

Tim pengemban Google juga telah menambahkan Python Imaging Library (PIL), pustaka komputasi saintifik NumPy dan pustaka pemrosesan XML/HTML lxml ke runtime App Engine untuk Python. Runtime baru ini hanya mendukung framework Django versi 1.2, dimana versi sebelumnya mendukung Django 0.96 dan 1.2 sehingga pengembang harus mengupdate aplikasi berbasis Django mereka. Dukungan untuk Djangoforms juga dihilangkan, Google menyarankan WTForms sebagai alternatif.

Perubahan lainnya didaftar di halaman “What’s New in Python 2.7”. App Engine SDK for Python baru tersedia untuk diunduh dan sebuah panduan untuk memulai bagi pengembang ke platform baru ini mengenalkan App Engine dan Python 2.7. App Engine merupakan sistem yang di kenai biaya secara komersial, tetapi Google menyatakan aplikasi dapat menggunakan penyimpanan 1 GB dan CPU serta bandwidth yang cukup untuk melayani sekitar 5 juta page view per bulan secara gratis.

Python 2.7 merupakan cabang terakhir seri Python 2 yang diteruskan oleh Python 3. Pembuat Python mendeskripsikan Python 2 sebagai “the status quo” dan Python 3 sebagai “the present and future of the language”. Python 3 is tidak ada didalam Roadmap Google App Engine, karena sejumlah pustaka inti harus di port ke Python 3.