Tag Archives: Android

Sencha Touch 2 Hadir Dengan Peningkatan Peforma Yang Signifikan

Sumber : Sencha

Sencha merilis versi terbaru framework pengembangan aplikasi layar sentuk berbasis HTML5 milik mereka, Sencha Touch 2. Sencha Touch 2 membawa perbaikan performa terutama untuk aplikasi yang menargetkan device Android.

Scrolling, perubahan orientasi layar dan waktu startup aplikasi jauh lebih cepat menurut pengakuan Sencha. Ini bisa terjadi karena sebuah engine layout baru yang telah didesain khusus untuk tujuan ini. Perubahan lainnya termasuk penambahan API untuk mengakses informasi geolocation, dukungan untuk AJAX dan paket native untuk iOS App Store menggunakan Tool SDK Sencha. Sebuah sistem kelas baru, diport dari framework Ext JS 4 diharapkan dapat menyederhanakan penggunakan JavaScript di aplikasi Sencha Touch.

Informasi lebih lanjut mengenai perubahan yang ada di Sencha Touch 2 dapat ditemukan di dokumentasi rilis. Framework dapat di unduh dari situs web perusahaan dan dilepas dibawah lisensi GPLv3 atau beberapa lisensi komersial lainnya.

Via : h-online open

Popularity: 3% [?]

Anti-Virus Untuk Android Kadang Tidak Reliable

Sumber : av-test

Hanya 7 produk yang mencapai tingkat deteksi lebih dari atau sama dengan 95% dan 24 lainnya memiliki tingkat deteksi dibawah 65% oleh tes yang dilakukan AV-Test yang menunjukkan bahwa piranti lunak anti-virus untuk Android masih jauh reliabilitasnya dibandingkan dengan piranti lunak antivirus desktop.

Sejalan dengan banyaknya apps anti-virus, semakin banyak juga malware di smartphone Android. Spektrum malware mulai trojan bandking online, dialler tarif premium hingga spyware. AV-test melakukan test tingkat deteksi 41 aplikasi antivirus untuk smartphone android menggunakan malware sejumlah 618 item.

Program dari perusahaan piranti lunak antivirus seperti Avast, Dr. Web, F-Secure, Ikarus dan Kaspersky mendeteksi lebih dari 95% sample malware, spesialis platform mobile Lookout dan Zoner juga memperoleh skor yang sama. 10 produk yang menduduki ranking selanjutnya yang mendeteksi lebih dari 65% sample. Menariknya BullGuard, Commodo, G Data, McAfee yang memiliki nama di pasar desktop merupakan beberapa produk yang mendeteksi kurang dari dua pertiga malware yang dites. tes ini gagal mendeteksi fungsionalitas enam produk termasuk Android Antivirus dan Android Defender.

618 varian malware yang digunakan ini merupakan derivasi dari 20 keluarga malware termasuk Rooter, Opfake, FakeInst. Cukup beralasan kalau diasumsikan bahwa 12.000 sample malware yang digunakan AV-test juga diturunkan dari keluarga malware yang sama.

Piranti lunak antivirus yang dites mendeteksi malware dengan bantuan signature sehingga malware yang sebelumnya tidak dikenal tidak dapat terdeteksi. Google memang sudah menggunakan teknik heuristik untuk melakukan scanning malware di Android Market, tetapi belakangan ada malware yang melakukan unduhan payload jahat setelah instalasi sehingga tidak terdeteksi ketika ada di Android Market. Selain itu, berbeda dengan iOS, apps yang ada di android tidak ditandatangani secara digital sehingga memperbesar celah yang mungkin diekslpoitasi.

Via : h-online open

Popularity: 3% [?]

Samsung Akan Menggabungkan bada dengan Tizen

Seorang Senior VP Samsung menyatakan bahwa perusahaan ini sedang mengusahakan menggabungkan bada dan Tizen“. Dalam sebuah wawancara dengan Forbes, Tae-Jin Kang, SVP Tim Perencanaan Konten Samsung menjelaskan bahwa sebuah usaha pengembangan integrasi dua platform ini ketika selesai akan memungkinkan Tizen untuk menjalankan aplikasi yang dibuat dengan SDK bada dan memasukkan kompatibilitas balik dengana aplikasi bada sebelumnya. Platform gabungan ini akan berjajar dengan Android, Windows Phone 7, ChromeOS, Windows dan bada dalam strategi sistem operasi milik Samsung.

Laporan ini tidak menjelaskan apakah pengembangan yang dilakukan Samsung ini akan digabungan dengan Tizen sebagai open source atau hanya akan diintegrasikan ke produk Samsung. Tizen sendiri merupakan merger proyek yang administrasinya ditangani oleh Linux Foundation dan disponsori oleh Intel, MeeGo dan SLP (Samsung Linux Project) Milik Samsung. MeeGo mencari sponsor baru setelah Nokia mengundurkan diri menjadi sponsor karena akan fokus pada device Windows 7 milik mereka.

Fokus Tizen adalah menjalankan aplikasi berbasis HTML5 dan bekerja sama dengan WAC (Wholesale Applications Community), platform untuk aplikasi dan widget mobile yang dikembangkan oleh carrier. Tizen belum dirilis untuk device apapun meskipun beberapa hari lalu sudah merilis preview SDK.

Bada yang diluncurkan tahun 2009 merupakan middleware untuk aplikasi mobile yang bisa berjalan di Linux tetapi sampai saat ini yang muncul di device yang telah diproduksi hanya device yang menjalankan RTOS proprietari, Device bada biasanya dipasarkan di pasar non-US dan memiliki pasar smartphone sekitar 2%. Samsung berharap integrasi ini akan mengijinkan komunitas pengembang bada yang sudah ada untuk pindah ke Tizen dimasa yang akan datang sejalan dengan rencana samsung menyederhanakan sistem operasi yang dipaketkan dengan device yang dipasarkan.

Komentar Kang menjelaskan bahwa integrasi ini bukan berarti akhir dari bada, karena Samsung masih mempertimbangkan bada untuk telepon dengan daya rendah dan Tizen dengan support bada untuk device yang lebih powerful. Rencananya tahun ini Tizen akan ada di satu atau dua device samsung tahun ini tetapi tidak akan menjadi platform utama Samsung dalam waktu dekat.

via : h-online open

Popularity: 1% [?]

PhoneGap 1.3 Menambahkan Dukungan Penuh Windows Phone

Aplikasi mobile open source berbasis HTML5 PhoneGap mendapatkan update ke versi 1.3 dan memberikan dukungan penuh terhadap Windows Phone. Proyek yang saat ini dalam masa inkubasi di Apache Software Foundation akan mendapat nama baru, awalnya akan diberi nama Apache Callback tetapi dari hasil voting, proyek ini akan diberi nama Apache Cordova. Nama baru ini akan digunakan pada rilis versi 1.4. PhoneGap dikontribusikan ke Apache Software Foundation oleh nitobi ketika diakuisisi Adobe.

Dukungan API Windows Phone sekarang termasuk akses ke accelerometer, kamera, kompas, kontak, file, lokasi, jaringan, notifikasi, dan penyimpanan device Windows Phone. Plugin tambahan menambahkan dukungan untuk jejaring sosial termasuk Facebook, LinkedIn, Windows Live dan Tiwtter. Microsoft telah bekerja sama dengan PhoneGap untuk menawarkan Live Tile Update (untuk antarmuka tile dinamik sistem) dan Bing Maps Search sebagai plugin spesifik bagi Windows Phone. Get Started Guide untuk pengembang sekarang sudah berisi panduan untuk Windows Phone dan menawarkan panduan mengenai bagaimana melakukan setup PhoneGap dan Windows Phone SDK.

Pengembang BlackBerry yang menggunakan Mac OS X dapat menggunakan PhoneGap untuk mengembangkan aplikasi meskipun tetap harus mencoba di device BlackBerry karena tidak ada Simulator BlackBerry untuk Mac. Perubahan lain termasuk perbaikan bug untuk versi Android dan iOS PhoneGap. Anda bisa mendapatkan kode sumber PhoneGap dari repositori GitHub Calllback atau mengunduh file zip dari situs PhoneGap.

Popularity: 2% [?]

Google Meluncurkan Training Android Online

Google mengumumkan layanan barunya yang saat ini masih dalam fase beta yaitu Training Android. Pelatihan ini meliputi berbagai macam area dengan pelajaran detail yang menjelaskan berbagai aspek pemrograman Android. Tim pngembang Android menjelaskan bahwa tiap kelas menjelaskan tahap yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah masalah atau untuk mengimplementasikan sebuah fitur, dengan banyak potongan kode dan contoh kode yang dapat anda gunakan didalam aplikasi anda.

Topik lainnya termasuk panduan untuk mendesain aplikasi untuk berbagai ukuran layar, optimisasi masa hidup baterai, berbagi konten, pengembangan untuk enteprrise dan tentunya bagaimana mendapat uang dari membuat app. Beberapa bulan kedepan, berbagai maca mpelatihan akan dikembangkan lebih jauh dengan tambahan materi termasuk tambahan kelas dan contoh apps untuk tiap topik.

Popularity: 8% [?]