Archive for 'berita'

Wine 1.4 Membawa Stack Audio Baru dan Rendering Grafik Lebih Baik

Tim pengembang Wine mengumumkan rilis Wine versi 1.4. Wine merupakan aplikasi yang menyediakan lapisan kompatibilitas dengan aplikasi Windows untuk sistem Linux dan Mac OS X. Wine 1.4 merupakan update stabil pertama sejak rilis Wine 1.2 dua hampir dua tahun lalu. Beberapa hal baru dirilis ini diantaranya stack audio yang dibuat ulang dan sebuah engine grafis Device Independent Bitmaps (DIB) baru. Secara keseluruhan terdapat 16.000 perubahan di basis kode yang ada sejak rilis sebelumnya.

Engine grafik DIB mengeliminasi overhead rendering X server dan seharusnya peningkatan performa aplikasi yang banyak menggunakan DIB akan terasa. Engine grafik baru ini juga bisa berfungsi sebagai cadangan untuk tipe rendering lainnya jika driver grafis yang digunakan tidak mendukung mereka. Stack audio didesain ulang, dimodelkan seperti yang digunakan di Windows Vista, sekarang dapat menggunakan framework GStreamer di Linux dan karenanya mendukung seluruh format audio yang dapat bekerja dengan GStreamer. di Mac OS X, Wine bekerja dengan QuickTime untuk mendukung fitur ini.

Wine sekarang juga mendukung kursor mouse animasi, fitur yang diminta banyak pengguna yang menjalankan Games windows. Sebuah dialog pemetaan joystick juga telah ditambahkan.

Perubahan lainnya termausk internasionalisasi yang lebih baik, termasuk penulisan huruf vertikal, penambahakn dialog file dengan gaya VIsta, implementasi sistem tray windows yang lebih baik dan masih banyak lagi. Peramban web bawaan berbasi Gecko sekarang telah diupdate menggunakan engine dari Firefox 8 dan mendukung ActiveX. Sekarang Wine juga tersedia untuk sistem 64-bit. Lebih lanjut, pengembang telah mengimplementasikan dukungan yang lebih baik untuk installer service pack seperti yang digunakan untuk memaketkan update .NET untuk sistem Windows. Seluruh perubahan ini seharusnya memperbaiki integrasi antara aplikasi Windows yang berjalan di Wine dan desktop keluarga UNIX tempat Wine berjalan.

Sebagian besar perubahan ini sudah tersedia di CrossOver XI milik Codeweavers yang dirilis beberapa hari sebelumnya. CrossOver dikembangkan dari Wine. Rilis kali ini menggabungkan CrossOver Office dan CrossOver Games menjadi satu produk.

Wine dapat di unduh untuk sebagian besar distriusi Linux besar, beberapa varan BSD, Solaris, OpenSolaris dan Maemo> petunjuk untuk melakukan instalasi di Mac OS X juga tersedia. Piranti Lunak ini dilepas dibawah lisensi LGPL 2.1 atau yang lebih baru.

Via : h-online open

Popularity: 4% [?]

KDE Memperbaiki Beberapa Bug Dengan Update Pertama KDE SC 4.8

Proyek KDE telah merilis versi 4.8.1 KDE Software Compilation (KDE SC). Rlis baru ini memperbaiki banyak bug, beberapa diantaranya dapat menyebabkan crash di aplikasi KDE

Update ini juga menyertakan perbaikan performa untuk pencarian desktop semantik Nepomuk dan banyak update terjemahan. Menurut tim KDE, melakukan update ke versi ini seharusnya aman dan menyenangkan karena hanya perbaikan bug. Seluruh pengguna yang menggunakan KDE SC 4.8 disarankan melakukan update secepatnya.

Detail lebih lanjut mengenai perubahan di rilis ini dapat ditemukan di change log. KDE Software Compilation tersedia di repositori sebagian besar distribusi Linux dan update seharusnya akan tersedia untuk pengguna dalam waktu dekat. Selain itu KDE SC 4.8.1 dapat anda unduh dalam bentuk kode sumber dari situs web proyek. KDE SC dilepas dengan lisensi kombinasi LGPLv2, BSD, MIT, dan X11 untuk pustaka inti dan GPLv2 dan GPLv3 untuk aplikasi.

Via : h-online open

Popularity: 2% [?]

NVIDIA Bergabung Dengan Linux Foundation

NVIDIA, perusahaan yang terkenal dengan chip grafis GeForce yang belakangan juga aktif di pasar embedded dengan platform Tegra, bergabung dengan Linux Foundation. NVIDIA menyatakan bahwa dengan bergabung dengan Linux Foundation mereka berharap dapat meningkatkan kerjasama dengan organisasi dan pengembang yang berkontribusi dalam pengembangan Linux. Langkah ini berarti bahwa tiga perusahaan yang mendominasi pasar chip grafis untuk PC seluruhnya merupakan anggota Linux Foundation dimana Intel dan AMD sudah menjadi anggota terlebih dahulu.

Meskipun demikian belum ada indikasi bahwa ini akan mengubah kebijakan driver NVIDIA. Selama ini NVIDIA menawarkan driver Linux proprietari untuk kartu grafis milik mereka dan tidak berkontribusi ke driver open source Nouveau yang secara dominan dikembangkan dengan reverse engineering dan dikonfgurasi secara default untuk chip grafis GeForce di sebagian besar distribusi Linux PC. Untuk mendukung fitur inti chip Tegra, NVIDA mengembangkan perubahan yang dilepas dengan lisensi GPLv2 ke kernel Linux dan seara aktif dan sukses mengirimkan perubahan ini untuk diintegrasikan dengan cabang pengembangan utama Linux sehingga versi baru Linux akan mendukung chip ini secara default.

Driver grafis untuk core ARM yang merupakan bagian dari chip Tegra juga masih proprietari. Arnd Bergmann salah satu pengembang Kernel Linux yang saat ini menangani kerja besar untuk membersihkan dan merestrukturisasi kode ARM di kernel Linux, menyatakan bahwa ada pengembang NVIDIA yang secara internal melakukan advokasi driver open source. Bergmann juga menyatakan bahwa apabila NVIDA mengikuti langkah Intel dan AMD mendukung driver bebas dalam waktu dekat bukan hal yang mengagetkan

Selain NVIDIA, tiga perusahaan lain, Fluendi, Lineo Solution dan Mocana juga telah bergabung dengan Linux Foundation

Fluendo memiliki kegiatan utama mengembangkan piranti lunak multimedia dan berkontribusi ke Gstreamer, framework yang digunakan di hampir sebagian besar distribusi Linux. Perusahaan ini dikenal dengan player DVD dan piranti lunak media center komersial untuk Linux dan plugin Gstreamer yang gratis yang memungkinkan pengguna untuk memutar file MP3. Fluendo baru-baru inimengumumkan rencananya untuk berkolaborasi dengan Collabora untuk membantu mempromosikan adopsi Gstreamer, Collabora juga merupakan kontributor utama Gstreamer.

Lineo Solutions yang berbasis di Jepang merupakan perusahaan dengan pengalaman di Linux dan lingkungan embedded dan telah mengembangkan sistem operasi berbasis Linux untuk Sharp Zaurus. Mocana berbasis di Amerika Serikat merupakan spesialis solusi keamanan untuk berbagai platform dan apps mobile.

Via : h-online open

Popularity: 2% [?]

jQuery Foundation Diluncurkan

Pendirian jQuery Foundation Inc telah diumumkan oleh jQuery Board. Organisasi independen baru ini akan mengelola jQuery dan proyek-proyeknya. Presiden yayasan ini akan dijabat oleh Dave Methvin yang juga sebelumnya mengambil alih posisi kepala pengembangan jQuery Core. Dave menyatakan bahwa jQuery merupakan pustaka JavaScript paling populer dan membuat sebuah organisasi otonom merupakan langkah selanjutnya untuk memastikan pengembangan kedepannya dan memberikan keuntungan bagi seluruh pengguna jQuery. Dave juga menyatakan bahwa yayasan ini akan mengumumkan beberapa inisiatif dan konferensi jQuery selanjutnya dalam waktu dekat.

jQuery merupakan pustaka JavaScript yang banyak digunakan dan sangat populer sejak dibuat dan dikenalkan oleh John Resig pada tahun 2005. Yayasan baru ini dibentuk dengan bantuan dari Software Freedom Conservancy (SFC), yang sebelumnya bekerja sama dengan jQuery Board untuk mengelola proyek ini. SFC merupakan organisasi sosial non-profit yang menjadi rumah bagi berbagai proyek piranti lunak bebas yang membutuhkan bantuan mengelola proyek mereka. Bradley Kuhn, Direktur Eksekutif SFC menjelaskan “Kami bangga jQuery Board telah membangun jQuery menjadi komunitas open source yang giat dan sukses dibawah mentorship Conservancy”. Dia juga menyatakan bahwa misi SFC termasuk membantu proyek untuk menentukan apakah mereka ingin membentuk organisasi mereka sendiri.

jQuery Foundation merupakan asosiasi dagang non-profit yang didedikasikan untuk mendukung berbagai proyek jQuery (Core, UI, dan Mobile), menyediakan dokumentasi dan dukungan serta membantu mengembangkan komunitas jQuery. Linux Fund menyediakan donasi kehormatan pertama dalam bentuk kontribusi ke anggaran biaya operasional pertama.

Via : h-online open

Popularity: 3% [?]

Sencha Touch 2 Hadir Dengan Peningkatan Peforma Yang Signifikan

Sumber : Sencha

Sencha merilis versi terbaru framework pengembangan aplikasi layar sentuk berbasis HTML5 milik mereka, Sencha Touch 2. Sencha Touch 2 membawa perbaikan performa terutama untuk aplikasi yang menargetkan device Android.

Scrolling, perubahan orientasi layar dan waktu startup aplikasi jauh lebih cepat menurut pengakuan Sencha. Ini bisa terjadi karena sebuah engine layout baru yang telah didesain khusus untuk tujuan ini. Perubahan lainnya termasuk penambahan API untuk mengakses informasi geolocation, dukungan untuk AJAX dan paket native untuk iOS App Store menggunakan Tool SDK Sencha. Sebuah sistem kelas baru, diport dari framework Ext JS 4 diharapkan dapat menyederhanakan penggunakan JavaScript di aplikasi Sencha Touch.

Informasi lebih lanjut mengenai perubahan yang ada di Sencha Touch 2 dapat ditemukan di dokumentasi rilis. Framework dapat di unduh dari situs web perusahaan dan dilepas dibawah lisensi GPLv3 atau beberapa lisensi komersial lainnya.

Via : h-online open

Popularity: 3% [?]