Archive by Author

Tool Pengembangan CocosBuilder di-opensource-kan

Pengembang asal Swedia, Viktor Lidholt, telah mengumumkan bahwa tool pengembangan CocosBuilder buatannya sekarang tersedia sebagai aplikasi open source. CocosBuilder merupakan antarmuka grafikal untuk menempatkan sprites, layer dan scene untuk Cocos2D for iPhone – yang dikembangkan dari cocos2D, Coscos2D for iPhone merupakan framework yang dengan piranti lunak Xcode milik Apple dapat digunakan untuk membuat game dan aplikasi 2D di iOS. Menurut Lidholt, yang baru saja direkrut pembuat game asal US Zynga untuk bekerja diproyek ini, CocosBuilder idela untuk membuat menu dan banyak bagian lain antarmuka dengan cepat dan akurat, tetapi juga bisa digunakan untuk membuat level, sistem partikel dan berbagai node grafik Cocos2D.

Lodholt juga telah mempublikasikan sebuah versi beta CocosBuilder 1.1 yang menambahkan beberapa fitur baru ke tool ini. Salah satu perubahan penting adalah penambahan sebuah sistem plugin baru yang memungkinkan pengguna menambahkan kelas kustom buatan mereka sendiri untuk berjalan di CocosBuilder. Perubahan lainnya termasuk dukungan untuk CCLabelTTF dan sub direktori dan juga peningkatan performa yang merupakan hasil dari format binari yang sangat ringkas.

Informasi lebih lanjut mengenai rilis ini termasuk tautan unduhan untuk CocosBuilder 1.1 Beta0 dapat anda temukan di posting blog pengumuman Lidholt dan di situs web proyek. Kode sumber untuk CocosBuilder di host di GitHub dan dilepas di bawah lisensi MIT.

h-online open

Popularity: 5% [?]

Protokol SPDY Tersedia di Jetty

Server web dan kontainer servlet Jetty menjadi server mainstream berbasis Java pertama yang mendukung protokol SPDY buatan Google. Pengembang telah mengumumkan bahwa protokol ini telah ditambahkan ke versi 7.6.2 dan 8.1.2 Jetty yang baru saja dirilis. SPDY didesain untuk mempercepat web dengan mengurangi jumlah round trip yang harus dilakukan klien, melakukan squeezing verboseness HTTP dan mengkompres serta melakukan menggabingkan request-request yang ada menjadi sebuah koneksi TCP tunggal. Ini akan mempercepat proses pengunduhan sebuah halaman web hingga tiga kali lipat dan juga lebih aman karena selalu menggunakan TLS (Transport Layer Security).

Dukungan SPDY di Jetty menyertakan baik sebuah implementasi klien dan server dan bekerja secara bersama-sama dengam sebuah modul Jetty baru, NPN, yang mengimplementasikan Next Protocol Negotiation TLS Extension. Meskipun NPN dihost oleh proyek Jetty tetapi NPN independen terhadap aplikasi Jetty dan dapat digunakan di Server network Java lainnya. Baik modul SPDY maupun NPN di implementasikan murni dengan Java.

Pengembang Jetty dari Webtide telah memasang dukungan SPDY di www.webtide.com; meramban situs ini dengan Chrome atau dengan Firefox 11 (setelah mengeset network.http.spdy.enabled di about:config menjadi true) akan secara transparan menggunakan SPDY. Proyek Jetty di host oleh Eclipse dan dilepas dengan dua lisensi Apache dan Eclipse. Jetty dapat diunduh dari situs web Eclipse.

Via : h-online open

Popularity: 2% [?]

Update Joomla! 2.5 Memperbaiki Vulnerabilitas Keamanan

Proyek Joomla! telah merilis versi 2.5.3 aplikasi content manajemen system (CMS) buatan mereka. Ini merupakan update keamanan yang menangani dua celah dengan prioritas tinggi

Celah pertama yang ada disebabkan oleh kesalahan pemrograman yang memungkinkan user jahat untuk melakukan eskalasi privileges. Celah lainnya adalah error di pembuatan angka acak ketika mereset pasword yang dapat di eksploitasi untuk mengganti password seorang pengguna.

Versi 2.5.0 hingga 2.5.2 dan juga seluruh versi 1.7.x dan 1.6.x memiliki bug ini. pengembang menyarankan seluruh pengguna untuk melakukan upgrade ke versi 2.5.3 untuk memperbaiki masalah ini. Detail lebih lanjut mengenai update ini dapat anda temukan di pengumuman rilis resmi dan di halaman saran keamanan. Joomla! 2.5.3 dapat anda unduh dari situs web proyek dan dilepas dibawah lisensi GPL.

Via : h-online open

Popularity: 6% [?]

Fragmentasi Android Mengurangi Minat Pengembang

Survey kuartalan yang dilakukan oleh Appcelerator dan IDC sekali lagi mengajukan pertanyaan ke pengembang aplikasi mobile mengenai preferensi mereka, dan untuk kedua kalinya secara berturut-turut jumlah pemrogram yang menjawab positif pertanyaan apakah mereka sangat bermihat dalam pengembangan Android kembali turun. Survey ini menyertakan hampir 2.200 pengembang.


Sementara iOS masih menempati tempat pertama dengan 89% dan 88% untuk iPhone dan iPad secara berturut-turut, minat di Android menurut antara 79% untuk ponsel dan 59% untuk tablet yang menjalankan Ice Cream Sandwich. Di versi sebelumnya survey kuartal keempat tahun 2011, angka ini masih dikisaran 68% dan 83% yang sangat berminat terhadap pengembangan aplikasi di platform Android.

Peneliti studi ini percaya bahwa ini sebagian besar karena fragmentasi Android berlanjut dan Google tidak mampu mengendalikan. Sukses device mobile Apple secara berkelanjutan juga menurunkan minat di OS besutan Google ini. Dengan angka 66%, lebih banyak pengembang tertarik ke pengembangan HTML5 daripada di tablet Android. 79% responen berencana mengintegrasikan HTML5 ke apps mereka tahun 2012 ini. Sebagian besar dari mereka akan membuat aplikasi hibrid menggunakan elemen GUI spesifik platform yang digunakan. Produk Titanium milik Appcelerator merupakan framework untuk membuat aplikasi hibrid semacam itu..

Ada perubahan kecil di tingkat minal pengembang terhadap Windows Phone milik Microsoft yang masih menduduki posisi ketiga, kenaikan singkat di kuartal kedua tahun 2011 sekarang mendapat shae 37%. Blackberry milik RIM kembali menurun, dimana tahun 2010 mendapat 40% pengembang yang berminat sementara sekarang hanya 16% yang berminat. Tablet Playbook buatan RIM hanya mampu menarik perhatian pengembang 10%.

Via : h-online open

Popularity: 5% [?]

Reformasi OSI Mencapai Level Board Member

Open Source Initiative has mengumumkan tiga anggota board baru :Mike Millinkovich, Luis Villa dan Deb Bryant. Mulai 1 April mereka akan mengambil alih posisi board organisasi yang bergerak dibidang advokasi open source ini setelah posisi ini ditinggalkan oleh Mike Godwin, Andrew Oliver dan Michael Tiemann. Seperti yang telah diumumkan pada event FOSDEM 2012, untuk pertama kalinya board OSI menerima nominasi untuk dua kursi board dari non direktur atau secara lebih spesifik untuk afiliasi OSI baru. Satu kursi tetap khusus untuk member Board yang ditunjuk

Anggota afiliasi yang ada (Apache Software Foundation, Creative Commons, Drupal, the Eclipse Foundation, FreeBSD, Joomla, KDE, the Linux Foundation, the Mozilla Foundation, Plone, Sahana dan Wikiotics) menominasikan tiga orang untuk dua kursi dan board OSI memilih Direktur Eksekutif Eclipse Foundation Mike Milinkovich, dan Mozilla Foundation menominasikan pengacra Luis Villa yang sebelumnya pengacara Mozilla yang menggarap MPL dan anggota board GNOME foundation. Board memilik advokat open government dan open source De Bryant untuk menduduki kursi ketiga.

Luis Villa, mengomentari penunjukkannya dimana dia dikenal sering memberi komentar skeptis mengenai tugas Open Source Initiative di dunia open source karena banyak potensi organisasi ini yang belum digunakan. dan sekarang dia akan berusaha maksimal sesuai dengan kritik yang dia sampaikan sendiri. Dia juga memberi catatan bahwa model afiliasi bary sebagai sebuah langkah kongkrit yang diambil OSI dalam proses reformasi dan salah satu alasan dia bersiap-siap untuk menginvestasikan waktu dan energi untuk menjadi anggota board.

Via : h-online open

Popularity: 1% [?]